Modul 1 dari 6

Pertukaran, Nilai, dan Harga

1.1Ikhtisar

Kata Pengantar

Bab ini memberikan titik awal yang praktis bagi peserta didik usia muda untuk memikirkan mengapa orang melakukan pertukaran, mengapa sesuatu dianggap penting oleh orang yang berbeda, dan bagaimana harga terbentuk. Siswa akan menemukan bahwa nilai bersifat pribadi, kelangkaan itu penting, dan harga tidak sama dengan makna sesuatu bagi kita.

Tujuan umum

  • Mengeksplorasi pertukaran, kelangkaan, nilai, dan harga melalui pengalaman langsung.
  • Mengenali bahwa orang dapat menilai hal yang sama secara berbeda.
  • Berlatih menjelaskan pilihan, mendengarkan orang lain, dan menimbang apa yang harus dikorbankan dalam setiap pilihan.

Kegiatan yang akan dijalani

Melalui tantangan pertukaran dalam skenario kapal karam, lelang cangkang kerang yang meriah, kegiatan pengelompokan dan diskusi, serta garis harga bersama, siswa akan bernegosiasi, membuat pilihan, membandingkan gagasan, dan menyaksikan harga terbentuk secara langsung. Pendidik dapat menantikan percakapan yang kaya tentang keinginan, kebutuhan, keadilan, dan sudut pandang yang berbeda.

Mengapa hal ini penting bagi Bitcoin

Bitcoin mengajak orang untuk mengajukan pertanyaan mendasar tentang uang: Apa yang memberi nilai pada sesuatu? Mengapa kelangkaan itu penting? Bagaimana orang mencapai kesepakatan untuk melakukan pertukaran? Mengenal gagasan-gagasan ini sejak dini membantu peserta didik menjadi pelaku kehidupan ekonomi yang penuh pertimbangan, mampu mempertanyakan harga, memahami apa yang harus dikorbankan dalam setiap pilihan, dan mengenali bahwa uang adalah alat yang digunakan orang untuk berkoordinasi satu sama lain.

1.2Sekali, Dua Kali, Terjual!

Jenis KegiatanBermain peranLelang
Durasi45 menit
PartisipasiSeluruh kelas
Deskripsi

Dalam kegiatan ini, siswa berpartisipasi dalam lelang di kelas menggunakan “cangkang” (atau token) sebagai bentuk uang sederhana. Kelas menyelenggarakan lelang langsung dengan menjual benda-benda sehari-hari satu per satu kepada penawar tertinggi. Saat harga terbentuk selama lelang berlangsung, siswa mengamati bagaimana kelangkaan (keterbatasan barang dan uang) serta permintaan (berapa banyak orang yang menginginkan barang yang sama) menentukan “harga” suatu barang. Refleksi terbimbing menghubungkan hasil lelang mereka dengan gagasan inti tentang nilai, pertukaran, dan pembentukan harga, dengan menekankan bahwa harga tidak tetap dan setiap orang menilai benda yang sama secara berbeda.

Tujuan

Capaian Pembelajaran

  • Siswa mengenal secara langsung kelangkaan dan harga yang terbentuk dengan berpartisipasi dalam lelang langsung.
  • Mereka belajar bahwa benda memiliki nilai yang bergantung pada berapa banyak orang yang menginginkannya dan seberapa terbatas ketersediaannya.
  • Siswa memahami bahwa:
    • Kelangkaan membuat barang menjadi lebih bernilai.
    • Harga tidak tetap; harga bergantung pada permintaan.
    • Orang menilai berbagai hal secara berbeda.

Tujuan dalam Bahasa Siswa

  • Menggunakan cangkang untuk menawar dalam lelang dan melihat bagaimana harga berubah ketika banyak orang menginginkan barang yang sama dan jumlah barang tersebut terbatas.
Bahan
  • 10 benda kecil di kelas (menarik atau berguna: stiker, pensil, makanan ringan, penghapus, topi lucu, mainan, dan sebagainya)
  • Cangkang (atau token kertas/koin jika cangkang tidak tersedia) — setidaknya 3–5 per siswa
  • Papan tulis atau kertas plano dan spidol untuk mencatat penawaran agar terlihat oleh seluruh kelas
  • Perlengkapan tambahan: Lonceng lelang atau tepuk tangan/isyarat

Pengaturan

  • Hitung token awal setiap siswa dan letakkan 10 barang lelang di meja depan.

Prosedur

Langkah 1: Persiapan pembelajaran

5 menit

  1. Tunjukkan barang-barang lelang, sebutkan nama benda yang belum dikenal siswa, lalu bagikan cangkang sebagai uang untuk lelang hari ini dan minta siswa menghitungnya.
Langkah 2: Kegiatan

30 menit

Persiapan
  1. Jelaskan bahwa barang dijual satu per satu kepada penawar dengan jumlah cangkang tertinggi.
Peragaan
  1. Lakukan satu latihan penawaran: mulai dari satu cangkang, terima penawaran yang lebih tinggi, tampilkan penawaran agar terlihat oleh semua siswa, lalu tutup dengan “Satu kali, dua kali, terjual,” umumkan harganya, dan catat.
Lelang Langsung
  1. Lelang setiap barang mulai dari satu cangkang; catat harga akhirnya di tempat yang dapat dilihat semua siswa.
Pengingat
  • Ingatkan siswa untuk mengatur penggunaan uang: mereka tidak dapat menawar lagi setelah cangkang mereka habis.
Langkah 3: Penutup
  • Berikan barang kepada para pemenang dan ucapkan selamat kepada seluruh kelas.

Poin Utama

  • Berpartisipasi dalam lelang untuk mengeksplorasi bagaimana kelangkaan dan permintaan memengaruhi harga.

Pertanyaan Diskusi

  1. Pajang semua barang beserta harga akhirnya di papan/dinding.
  2. Tanyakan:
  3. Barang mana yang paling mahal? Mengapa?
  4. Apakah ada barang yang nilainya rendah? Mengapa?
  5. Apakah semua orang menginginkan barang yang sama?
  6. Apakah ada yang kehabisan cangkang terlalu cepat?
  7. Tekankan: Harga terbentuk dari nilai dan kelangkaan.
  8. Jelaskan definisi istilah-istilah ini dan tuliskan di papan tulis.

Catatan

Pengelolaan kelas
  • Sebagian siswa mungkin menganggap konsep ini tidak adil. Mereka mungkin kalah dalam penawaran untuk barang yang mereka inginkan. Perhatikan bahwa hal ini dapat menjadi pengalaman belajar yang negatif. Tawarkan kesempatan untuk melakukan perdagangan lebih lanjut dan barter (lihat Diferensiasi di bawah).
Diferensiasi
  • Mengatur pembagian token dapat mengubah hasil kegiatan. Cara paling sederhana dan adil adalah membagikan token secara merata. Namun, ini bukanlah situasi yang paling realistis. Pembagian yang tidak merata dapat diterapkan pada siswa yang lebih mahir untuk membahas mobilitas keuangan dan ketimpangan.
  • Siswa yang lebih muda: Jika siswa kesulitan mengajukan tawaran, Anda dapat meminta tawaran dari setiap siswa dalam kelompok secara bergiliran.
  • Pembelajar bahasa Inggris/Aksesibilitas: Anak-anak dapat menunjukkan tawaran mereka dengan meletakkan cangkang kerang di tengah meja, seperti dalam permainan poker.
Kegiatan Lanjutan & Pengisi Waktu
  • Jika tidak ada barang yang benar-benar dibagikan: alih-alih membagikan barang, siswa menuliskan pada kertas catatan tempel berapa harga setiap barang yang menurut mereka seharusnya dibayarkan. Bandingkan “prediksi” mereka dengan hasil lelang yang sebenarnya.
  • Hal ini membuat kegiatan lebih bersifat teoretis dan memungkinkan kegiatan diulang tanpa memerlukan hadiah.
  • Jika waktu memungkinkan, pasar pertukaran dapat dibuka bagi siswa yang tidak puas dengan hasil lelang. Siswa dapat didorong untuk melakukan barter dan menggunakan sisa cangkang kerang untuk saling bertukar barang. Kegiatan ini dapat dilakukan secara terstruktur dan dipandu oleh guru, atau secara terdesentralisasi dan spontan, sehingga siswa dapat mengambil inisiatif.
Saran tugas

Ceritakan kepada orang tua atau pengasuh tentang salah satu barang yang dilelang dan alasan harganya berubah. Tanyakan apa yang menurut mereka dapat membuat harga naik atau turun.

1.3Apa Itu Nilai?

Jenis KegiatanDiskusiKerajinan kreatif
Durasi45 menit
PartisipasiSeluruh kelasIndividu
Deskripsi

Siswa mengeksplorasi konsep nilai dengan mengidentifikasi benda-benda sehari-hari dalam kehidupan mereka dan menempatkannya pada bagan visual bersama. Melalui diskusi terbimbing dan kegiatan kolaboratif di dinding, siswa membandingkan nilai pribadi dengan harga serta merefleksikan bagaimana nilai dapat berubah tergantung pada sudut pandang. Kegiatan ini membangun pemahaman dasar tentang nilai, harga, dan kelangkaan melalui diskusi, gerak, dan pemikiran visual.

Tujuan

Capaian Pembelajaran

Pada akhir kegiatan ini, siswa akan:

  • Memahami bahwa nilai didasarkan pada kebutuhan pribadi dan sosial.
  • Mengenali hubungan antara harga dan nilai.
  • Memahami bahwa nilai tidak tetap, tetapi berubah tergantung pada sudut pandang.
  • Berlatih berkolaborasi melalui diskusi bersama dan karya seni kelompok.

Tujuan dalam Bahasa Siswa

  • “Mencari tahu apa yang menentukan harga barang.”
  • “Mempelajari benda apa saja yang bernilai bagi kita dan mengapa tidak semua orang sependapat.”
  • “Membahas mengapa barang mahal tidak selalu bernilai, dan barang murah tetap bisa berarti.”
Bahan
  • Kertas catatan berperekat atau kartu indeks
  • Spidol, pena, atau pensil
  • Selotip atau perekat plastis
  • Selotip berdaya rekat rendah (selotip kertas, selotip washi, selotip untuk pengecatan, dan sebagainya)
  • Kertas bagan untuk tampilan empat kuadran jika papan tidak tersedia
  • Opsional: Beberapa benda dari rumah
  • Opsional: Papan tulis putih & spidol

Pengaturan

  • Kosongkan area dinding atau papan tulis putih untuk tampilan bersama.
  • Letakkan bahan perekat dan benda-benda rumah tangga opsional di bagian depan ruangan.

Prosedur

Langkah 1: Menyiapkan pelajaran

5 menit

  1. Tunjukkan benda-benda tersebut dan tanyakan berapa harganya serta mengapa benda-benda itu berarti.
  2. Jelaskan pengertian:
  3. Harga: berapa banyak uang yang diperlukan untuk membeli sesuatu
  4. Nilai: seberapa berguna atau penting sesuatu
  5. Ajak siswa menyampaikan pendapat yang berbeda tentang benda yang sama.
Langkah 2: Kegiatan

30-40 menit

Persiapan
  1. Siswa menuliskan satu benda rumah tangga pada setiap kertas catatan berperekat. Pertanyaan pemantik: “Benda apa saja yang paling berarti bagi Anda?”
  2. Gambarlah bagan empat kuadran (Lampiran B): Harga Rendah–Tinggi dari kiri ke kanan; Nilai Rendah–Tinggi dari bawah ke atas.
Pemberian contoh
  1. Tempatkan satu contoh pada bagan dan jelaskan alasan pilihan Anda.
Pelaksanaan
  1. Siswa menempelkan catatan mereka, lalu menambahkan atau memindahkan benda seiring perubahan pemikiran mereka.
Refleksi
  • Tanyakan: “Apakah benda ini murah atau mahal? Apakah benda ini berguna? Apakah semua orang akan sependapat?”
  • Bandingkan beberapa penempatan, termasuk benda yang murah tetapi bernilai tinggi dan benda yang mahal tetapi bernilai rendah.
  • Tegaskan kembali: harga adalah angka; nilai adalah penilaian.
Langkah 3: Penutup
  1. Amati satu pola pada bagan, lalu rapikan atau pajang bagan tersebut untuk digunakan nanti.

Poin Utama

  • Bandingkan harga dan nilai untuk melihat bagaimana orang dapat menilai sesuatu secara berbeda.

Pertanyaan Diskusi

  • Harga dan nilai tidak sama
  • Orang memiliki pandangan yang berbeda tentang nilai
  • Harga membantu orang berdagang meskipun mereka berbeda pendapat
  • Pengantar menuju topik uang:
    • Uang dan harga membantu kita berdagang ketika nilai bersifat subjektif

Catatan

Pengelolaan kelas
  • Dorong siswa untuk menyampaikan perbedaan pendapat dengan saling menghormati
  • Tegaskan bahwa tidak ada jawaban yang salah
  • Membuat garis sumbu dengan selotip dan memberi label selama kegiatan dapat membuat kegiatan lebih menarik. Namun, hal ini juga dapat mengalihkan perhatian siswa dan mengganggu konsentrasi mereka jika prosesnya rumit.
Kegiatan Pengayaan & Pengisi Waktu
  • Tunjukkan dan Ceritakan
  • Tambahkan lapisan pembahasan ketiga: “Siapa yang menentukan harga?”
  • Perkenalkan kembali lelang atau permainan jual beli
Diferensiasi
  • Siswa yang lebih muda: kartu barang yang sudah dicetak
  • Pembelajar bahasa Inggris/Aksesibilitas: menggambar alih-alih menulis
  • Keselamatan: awasi pergerakan siswa di dekat dinding
Saran tugas

Pilih sesuatu di rumah yang Anda anggap berharga. Ceritakan kepada orang tua atau pengasuh mengapa benda tersebut penting bagi Anda, lalu tanyakan apakah mereka juga menganggapnya berharga dengan cara yang sama.

1.4Kapal Karam

Jenis KegiatanSimulasiBermain peranPermainan
Durasi60 menit
PartisipasiSeluruh kelas
Deskripsi

Dalam simulasi yang melibatkan seluruh kelas ini, siswa berperan sebagai penyintas kapal karam yang harus memperoleh sumber daya penting untuk “bertahan hidup” selama seminggu di pulau tak berpenghuni. Dengan menggunakan kartu remi untuk mewakili peralatan dan perbekalan, siswa memulai dengan barter murni, berlatih bernegosiasi sambil menghadapi hambatan perdagangan yang umum, seperti kelebihan persediaan, kelangkaan, dan kesesuaian keinginan. Selanjutnya, “Perburuan Kerang” dengan batas waktu memperkenalkan uang komoditas, saat siswa mengumpulkan token yang dapat digunakan untuk mempermudah pertukaran. Dengan kerang yang beredar, kelas memasuki pasar terpandu tempat siswa menetapkan harga, menanggapi penawaran dan permintaan, serta mengalami proses pembentukan harga. Kegiatan ini diakhiri dengan penyusunan anggaran dan putaran pertukaran singkat (jalur inti 60 menit) atau lelang terstruktur (jalur lanjutan 70 menit) untuk memperoleh barang “harta karun” dalam daftar keinginan, yang menjadi pengantar untuk memahami alasan uang ada.

Tujuan

Capaian Pembelajaran

  • Siswa mengalami barter, “kesesuaian keinginan,” kelangkaan, penawaran/permintaan, harga beserta proses pembentukannya, dan penyusunan anggaran. Jalur lanjutan juga memperkenalkan lelang.
  • Pengantar tentang uang: uang komoditas (kerang) dan alasan uang membantu perdagangan.

Tujuan dalam Bahasa Siswa

  • Menukar barang untuk bertahan hidup selama seminggu di pulau tak berpenghuni.
Bahan
  • Kartu remi (setidaknya tiga kartu per siswa, disusun menjadi tumpukan persediaan berdasarkan jenis lambang kartu)
  • “Kerang” (token fisik: potongan kertas berbentuk lingkaran, kancing, kerang untuk kerajinan)
  • Peti harta karun (kotak kecil atau amplop)
  • Kartu hadiah (kartu hadiah Rp100 yang sudah kedaluwarsa atau palsu)
  • Kartu belajar kosong (atau potongan kertas)
  • Lembar tabel pertukaran atau tabel pertukaran besar yang dipajang di tempat yang dapat digunakan semua orang
  • Kertas untuk bagan atau ruang di papan tulis serta spidol untuk diagram batang jumlah kerang
  • Satu barang murah atau barang tiruan dari daftar keinginan untuk setiap siswa, untuk jalur pertukaran atau lelang terakhir
  • Pengatur waktu/stopwatch pada ponsel
  • Papan tulis putih atau layar
  • Spidol
  • Perlengkapan tambahan: Alat bantu visual (Lihat Lampiran A & B), peta harta karun, stiker penghargaan
  • Perlengkapan tambahan: Proyektor, bel/isyarat penanda waktu, musik untuk perburuan harta karun, wadah berlabel untuk tumpukan kartu yang sudah digunakan dan kerang

Pengaturan

  • Tata kartu remi dan sembunyikan kerang di berbagai tempat di ruangan sebelum siswa tiba.
  • Siapkan peti harta karun, kartu hadiah, dan pengatur waktu untuk putaran selanjutnya.

Prosedur

Ringkasan alokasi waktu
SegmenJalur intiJalur lanjutan
Membangun latar cerita8 menit8 menit
Hari 1 — Barter9 menit9 menit
Hari 2 — Barter lagi9 menit9 menit
Hari 3 — Perburuan Kerang9 menit9 menit
Hari 4 — Pasar Kerang9 menit9 menit
Hari 5 — Peti Harta Karun dan daftar keinginan7 menit7 menit
Hari 6 — Pertukaran terakhir atau lelang5 menit15 menit
Tinjauan dan penutup4 menit4 menit
Total60 menit70 menit

Pilih satu opsi untuk Hari 6. Kegiatan opsional Hari 7 dan pertanyaan pengayaan tidak termasuk dalam kedua total waktu tersebut.

Langkah 1: Bangun latar cerita

3 menit

  • Tinjau secara singkat pertukaran, uang, dan harga, serta isyarat kelas untuk berhenti dan batas waktunya.

5 menit

  1. Ceritakan kisah singkat tentang kapal karam: awak kapal tiba di sebuah pulau dan harus mencari apa yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup. Gunakan Lampiran A jika membantu.
  2. Minta siswa menyebutkan empat perlengkapan yang berguna—parang, joran, tenda, dan korek api—dan jelaskan bahwa kartu remi mewakili perlengkapan tersebut.
  3. Pastikan semua siswa memahami tujuannya.
Hari 1 — Barter

9 menit

Persiapan
  1. Berikan kepada setiap siswa beberapa kartu dengan satu jenis lambang: wajik = parang, hati = joran, keriting = tenda, sekop = korek api.
  2. Saat setiap siswa menjelaskan satu kegunaan, pindahkan satu kartu ke tumpukan kartu terpakai. Tanyakan apa yang dapat mereka lakukan dengan kelebihan perlengkapan; arahkan mereka untuk menukarnya dengan barang yang mereka butuhkan (Lampiran B).
Peragaan
  • Peragakan satu pertukaran sederhana: satu siswa mengajukan penawaran, siswa lainnya menanggapi, lalu mereka bersepakat. Tambahkan pola kalimat jika membantu: “Saya memiliki ____. Saya membutuhkan ____.”
Pertukaran
  • Jelaskan tabel pertukaran, lalu beri siswa waktu lima menit untuk bertukar. Gunakan isyarat kelas untuk berhenti.
Pengecekan & Diskusi
  • Jempol ke atas/samping/bawah: kebutuhan terpenuhi, hampir terpenuhi, atau belum terpenuhi. Diskusikan siapa yang memiliki terlalu banyak atau terlalu sedikit perlengkapan; perkenalkan kelangkaan dan penawaran dan permintaan.
Refleksi
  • Minta siswa melengkapi kalimat: “Satu hal yang membantu saya bertukar adalah ______.”
Hari 2 — Barter lagi

9 menit

Persiapan
  1. Tinjau secara singkat lambang kartu dan perlengkapan yang diwakilinya. Pindahkan satu kartu terpakai dari setiap siswa, lalu ajak mereka melakukan putaran pertukaran berikutnya untuk memenuhi kebutuhan.
Peragaan
  • Ulangi peragaan singkat pertukaran dan pola kalimat jika diperlukan.
Pertukaran
  • Gunakan tabel pertukaran untuk satu putaran pertukaran lagi selama lima menit; gunakan isyarat kelas untuk berhenti.
Pemeriksaan & Diskusi
  • Ulangi pemeriksaan dengan isyarat jempol dan diskusikan hal-hal yang membuat putaran ini sulit.
Pelajaran Singkat
  • Tunjukkan masalahnya: pertukaran sulit dilakukan ketika dua orang tidak saling menginginkan barang milik satu sama lain. Jelaskan bahwa uang dapat membantu.
Hari 3 — Kelangkaan dan usaha: Berburu Cangkang

9 menit

Persiapan
  • Sembunyikan cangkang jika diperlukan. Jelaskan bahwa cangkang dapat digunakan sebagai uang; tetapkan aturan keselamatan (tidak boleh mendorong atau merebut).
Berburu Harta Karun
  • Adakan perburuan cangkang selama lima menit (2–3 cangkang per siswa, dengan tingkat kesulitan yang beragam).
Menghitung & Mencatat
  • Siswa menghitung cangkang secara berpasangan; buat diagram batang sederhana yang menunjukkan jumlah banyak/sedikit dan diskusikan kelangkaan dan usaha.
Pelajaran Singkat
  • Jelaskan pengertian uang komoditas—benda yang digunakan orang sebagai uang—dan tanyakan apakah cangkang dapat berfungsi sebagai uang di pulau itu.
Refleksi
  • “Jika cangkang menjadi uang, berapa kira-kira harga barang-barang? Mengapa?”
Hari 4 — Uang komoditas dan harga: Pasar Cangkang

9 menit

Persiapan
  1. Tinjau kembali persediaan, pindahkan satu kartu yang sudah digunakan dari setiap siswa, dan jelaskan bahwa cangkang kini boleh digunakan dalam pertukaran.
Peragaan
  • Peragakan pertukaran menggunakan cangkang. Siswa menentukan harganya.
Pertukaran
  • Gunakan tabel pertukaran selama lima menit; gunakan isyarat kelas untuk berhenti.
Pemeriksaan & Diskusi
  • Gunakan pemeriksaan dengan isyarat jempol. Tanyakan hal-hal apa yang menjadi lebih mudah atau lebih sulit dengan adanya uang, berapa harga yang terbentuk, dan apakah hasilnya terasa adil.
Hari 5 — Peti Harta Karun dan Daftar Keinginan

7 menit

Persiapan
  • Sembunyikan peti harta karun pada Hari 4.
Pemantik Cerita
  • Umumkan bahwa para awak telah menemukan harta karun, termasuk sebuah kartu hadiah mainan.
Berburu harta karun
  • Siswa menemukan peti tersebut; jelaskan bahwa isinya akan membiayai satu keinginan akan barang mewah untuk setiap siswa.
Daftar Keinginan
  • Catat satu barang mewah yang diinginkan di samping nama setiap siswa; beri tahu kelas bahwa barang-barang tersebut akan tiba besok.
Hari 6 — Daftar Keinginan

Pilih satu opsi untuk putaran terakhir. Opsi 1 adalah jalur inti berdurasi 60 menit; Opsi 2 adalah jalur lanjutan berdurasi 70 menit.

OPSI 1 – Pembagian acak dan Pertukaran (SEDERHANA)

5 menit

Bagikan barang-barang dalam daftar keinginan secara acak (misalnya, barang-barang itu tersebar setelah dijatuhkan dari udara). Siswa memperdagangkan barang dan cangkang yang tersisa untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Persiapan Perdagangan
  • Ingatkan siswa bahwa mereka menetapkan harga dan menukarkan apa yang mereka miliki dengan apa yang mereka inginkan.
Perdagangan
  • Berikan waktu lima menit untuk berdagang. Siswa boleh menyertakan cangkang dan kartu remi; gunakan isyarat kelas untuk menghentikan kegiatan.
OPSI 2 – Lelang (TINGKAT LANJUT)

15 menit

  • Penemu menjadi pemilik barang-barang tersebut; jual barang-barang itu melalui lelang dengan pembayaran berupa cangkang.
Persiapan Lelang (3 menit)
  • Jelaskan mekanisme lelang Inggris: harga terus naik dan penawar terakhir menjadi pemenang. Latih isyarat penawaran dan ingatkan siswa agar tidak menawar melebihi jumlah cangkang yang mereka miliki.
Lelang (9 menit)
  • Lelang barang satu per satu.
Refleksi Lelang (3 menit)
  • Tanyakan bagaimana penganggaran, permintaan, dan aturan memengaruhi hasilnya.
Kegiatan tambahan opsional: Hari ke-7 — Kebebasan
  • Dalam kegiatan Berpikir–Berpasangan–Berbagi, gunakan benda-benda yang tersedia untuk merencanakan pelarian.

4 menit

  • Barang apa saja yang mahal? Mengapa? Untuk barang apa pasokan terasa sedikit? Strategi apa yang berhasil?
  • “Uang mempermudah perdagangan karena ______.”
  • Barter sulit dilakukan → cangkang membantu (uang komoditas) → uang mengatasi kendala kecocokan keinginan.
  • Pengantar ke Bitcoin – bahas bahwa Bitcoin adalah uang yang membantu orang bertukar barang dan jasa, lalu bahas satu perbedaan antara Bitcoin dan cangkang.
  • Kumpulkan perlengkapan dan pastikan semua kartu remi telah dikembalikan agar dapat dibagikan secara merata dalam kegiatan berikutnya.

Poin Utama

  • Barter bisa sulit dilakukan ketika orang tidak menginginkan apa yang dimiliki pihak lain.
  • Uang komoditas dapat mempermudah pertukaran.
  • Harga, anggaran, pasokan, dan permintaan memengaruhi keputusan dalam perdagangan.

Pertanyaan Diskusi

  • Tulisan atau gambar singkat: “Satu hal yang saya pelajari tentang perdagangan atau uang.”
  • Berkeliling mengamati label harga & hasil lelang yang dipajang; diskusikan keadilan dan pasar.
  • Tantangan opsional (anak yang lebih besar): Rancang uang baru untuk pulau tersebut (aturan, batas pasokan, cara mencegah kecurangan).

Catatan

Pengelolaan kelas
  • Tentukan batas area “Pasar”; gunakan seruan dan respons (misalnya, “Bit, blok… BUM!”).
  • Pajang aturan perdagangan: 1) Bersikap baik, 2) Ajukan penawaran/penawaran balik, 3) Jangan merebut, 4) Sahkan kesepakatan dengan berjabat tangan/bertepuk tangan, 5) Kembali ke tempat saat mendengar seruan dan respons.
  • Jika diperlukan, tetapkan peran (asisten Bankir/Bajak Laut, Pengawas Pasar) untuk menyalurkan energi dan mendukung siswa yang lebih muda.
Kegiatan tambahan dan pengisi waktu
  • Gambarlah toko Anda di pulau dan tetapkan harga tiga barang dalam satuan cangkang.
  • Berhitung tanpa alat bantu: Jika Anda memiliki 12 cangkang dan memenangkan lelang seharga 9 cangkang, berapa sisanya?
  • Buatlah diagram Venn untuk menunjukkan apa yang anak-anak anggap berharga di rumah dan di pulau - adakah benda yang termasuk dalam keduanya?
  • Daftar 10 Barang Paling Diinginkan - mintalah siswa menulis daftar 10 barang utama yang akan mereka bawa jika pergi ke pulau tak berpenghuni.
Diferensiasi
  • Siswa yang lebih muda bertukar barang dalam lebih sedikit kategori (hanya Makanan/Air); siswa yang lebih tua menangani kebutuhan yang lebih kompleks dan penetapan harga yang dinamis.
  • Pembelajar Bahasa Inggris/Aksesibilitas: Sediakan kartu bergambar; kerangka kalimat untuk mengajukan penawaran; tunjuk teman pendamping.
  • Keselamatan: Siswa hanya boleh berjalan; tetapkan batas area yang jelas; batasi waktu setiap putaran.
Tugas yang disarankan

Jelaskan barter kepada orang tua atau pengasuh. Ceritakan bagaimana penggunaan kerang mempermudah pertukaran dalam kegiatan tersebut.

Lampiran A: Alat bantu visual cerita

Lampiran B: Tabel pertukaran

1.5Sepadan

Jenis KegiatanPemilahan / klasifikasiDiskusi
Durasi45 menit
PartisipasiSeluruh kelasIndividu
Deskripsi

Siswa mengeksplorasi makna harga dengan menggunting gambar barang sehari-hari dan menempatkannya pada garis harga bersama, dari murah hingga mahal. Melalui perbandingan, diskusi, dan bimbingan guru, siswa mengembangkan pemahaman konkret bahwa harga adalah jumlah uang yang diperlukan untuk membeli sesuatu dan bahwa harga antarbarang dapat sangat bervariasi.

Tujuan

Capaian Pembelajaran

Pada akhir kegiatan ini, siswa akan:

  • Memahami bahwa harga berarti jumlah uang yang diperlukan untuk membeli sesuatu
  • Mengenali perbedaan antara barang murah dan mahal
  • Membandingkan harga berbagai jenis barang
  • Berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan memberikan alasan

Tujuan dalam Bahasa Siswa

  •  “Belajar berapa harga barang dan membedakan mana yang murah dan mahal.”
Bahan
  • Katalog lama, majalah, atau lembar produk cetak
  • Lem stik atau selotip
  • Spidol
  • Gunting yang aman untuk anak
  • Papan tulis, area dinding, atau kertas plano untuk garis harga
  • Selotip kertas atau tali untuk membuat garis Harga Rendah–Harga Tinggi
  • Opsional: Kertas catatan tempel atau stiker untuk pemungutan suara
  • Opsional: Proyektor, Alat Bantu Visual (Lihat Lampiran A)

Pengaturan

  • Pastikan barang dalam katalog sesuai dengan usia siswa, tutupi harga yang tercetak, dan gunting beberapa contoh terlebih dahulu jika membantu.

Prosedur

Langkah 1: Persiapan pembelajaran

5 menit

  1. Tanyakan apa arti harga, lalu tuliskan: Harga = jumlah uang yang diperlukan untuk membeli sesuatu.
  2. Bandingkan dua barang yang akrab bagi siswa, seperti apel dan sepeda.
Langkah 2: Kegiatan

25 menit

Persiapan
  1. Buat garis Harga Rendah–Harga Tinggi di dinding atau papan tulis (Lampiran B).
Pemberian Contoh
  1. Tempatkan satu gambar barang pada garis, jelaskan alasannya, dan ajak siswa menyampaikan apakah mereka setuju atau tidak.
Pelaksanaan
  1. Siswa menempatkan gambar barang pada garis. Tanyakan apakah setiap barang harganya lebih tinggi atau lebih rendah daripada barang sebelumnya; biarkan mereka memindahkan gambar barang ketika pendapat berubah.
Refleksi
  • Tinjau kembali garis tersebut, lalu ungkapkan atau perkirakan harga sebenarnya dari beberapa barang.
  • Tekankan bahwa ukuran tidak menentukan harga.
Langkah 3: Penutup
  1. Rapikan bahan dan alat; simpan atau pajang garis harga jika bermanfaat.

Poin Utama

  • Bandingkan harga untuk membedakan barang murah dan mahal.

Pertanyaan Diskusi

2 menit

Rangkum:

  • Harga membantu kita membandingkan barang
  • Barang yang berbeda memiliki harga yang berbeda
  • Kita boleh berbeda pendapat, tetapi uang membantu kita memutuskan

Catatan

Pengelolaan kelas
  • Panggil siswa maju satu per satu
  • Dorong perbedaan pendapat yang saling menghormati
Kegiatan Lanjutan & Pengisi Waktu
  • Tambahkan kategori harga (Di bawah Rp10, Rp10–Rp50, Di atas Rp100, Di atas Rp1.000)
  • Susun ulang barisan menggunakan makanan, pengalaman, atau jasa
  • Bandingkan perkiraan harga dengan harga sebenarnya
  • Permainan Lebih Tinggi atau Lebih Rendah
  • Perkenalkan kelangkaan dengan menanyakan mengapa beberapa barang harganya begitu mahal
Diferensiasi
  • Siswa yang lebih muda: sediakan gambar barang yang sudah digunting
  • Pembelajar Bahasa Inggris (ELL)/Aksesibilitas: izinkan siswa menunjuk sebagai pengganti berbicara
  • Keselamatan: awasi penggunaan gunting
Saran tugas

Pilih dua barang yang Anda kenal di rumah dan sebutkan mana yang menurut Anda lebih mahal. Tanyakan kepada orang tua atau pengasuh apakah harga dan nilai selalu memiliki arti yang sama.

↑ Kembali ke daftar isi