Modul 6 dari 6

Dasar-Dasar Bitcoin

6.1Ikhtisar

Kata Pengantar

Bab ini merangkum gagasan-gagasan dari kursus ini—nilai, kelangkaan, waktu dan energi, teknologi, privasi, serta aturan bersama—dan menghubungkannya dengan Bitcoin. Peserta didik akan mengenal Bitcoin sebagai tanggapan manusia terhadap berbagai masalah terkait uang dan sebagai jaringan yang dikelola oleh orang-orang yang bekerja sama.

Tujuan umum

  • Menghubungkan pembelajaran sebelumnya dengan asal-usul, aturan, dan jaringan Bitcoin.
  • Menjelaskan Bitcoin dengan kosakata yang sesuai dengan usia dan contoh-contoh konkret.
  • Mengajukan pertanyaan yang mendalam tentang uang, teknologi, keamanan, dan partisipasi.

Hal-hal menarik yang akan dipelajari

Siswa akan mendengar kisah Satoshi dan Blok Genesis, membuat cerita tentang misteri yang belum terpecahkan, serta menyimulasikan penambangan dengan menemukan pasangan kartu dan mengonfirmasi transaksi. Pendidik dapat menantikan momen-momen ketika siswa memadukan gagasan yang telah mereka kenal dengan kosakata baru untuk menjelaskan sistem yang kompleks dengan kata-kata mereka sendiri.

Mengapa hal ini penting bagi Bitcoin

Generasi muda akan tumbuh di dunia yang dibentuk oleh uang digital dan jaringan. Mengenal Bitcoin sejak sekarang tidak berarti mereka diminta untuk menggunakannya; pengenalan ini memberi mereka kerangka berpikir untuk mempertanyakan cara kerja suatu sistem moneter, siapa yang menetapkan aturannya, bagaimana sistem itu diamankan, dan tanggung jawab apa yang menyertai keikutsertaan di dalamnya.

6.2Dari Masalah ke Protokol

Jenis KegiatanSesi berceritaDiskusiRefleksi
Durasi45–60 menit
PartisipasiSeluruh kelasBerpasanganIndividu
Deskripsi

Siswa menyimak kisah Satoshi dan awal mula Bitcoin. Melalui jeda terarah dan diskusi, mereka menghubungkan kisah tersebut dengan pelajaran sebelumnya tentang nilai, kelangkaan, waktu dan energi, sistem analog vs digital, serta keamanan dan privasi. Guru menggunakan alat peraga berupa “makalah” cetak untuk mendramatisasi momen ketika Satoshi memperkenalkan idenya kepada dunia. Siswa merefleksikan bagaimana Bitcoin bermula dari sebuah usulan, membutuhkan kerja keras untuk dibangun, dan bergantung pada para peserta untuk menjaga jaringan tetap berjalan.

Tujuan

Capaian Pembelajaran

Pada akhir kegiatan ini, siswa akan mampu:

  • Menjelaskan siapa Satoshi dengan bahasa sederhana.
  • Menjelaskan apa itu makalah.
  • Mengidentifikasi Blok Genesis sebagai awal mula Bitcoin.
  • Menjelaskan mengapa Bitcoin membutuhkan waktu, energi, dan aturan bersama.
  • Memahami bahwa jaringan tetap berjalan ketika orang-orang berpartisipasi.

Tujuan dalam Bahasa Siswa

  •  “Kita akan mempelajari bagaimana Bitcoin bermula dan mengapa orang-orang memilih untuk menjaganya tetap berjalan.”
Bahan
  • Cerita cetak (Lihat Lampiran A; satu salinan untuk dibacakan guru, serta salinan untuk siswa jika mereka akan mengikuti bacaan)
  • Alat peraga berupa “Makalah” cetak (Lihat Lampiran B)
  • Tiga kartu kata kunci: NILAI - WAKTU & ENERGI - KEPERCAYAAN & PRIVASI (Lihat Lampiran C)
  • Papan tulis dan spidol
  • Lembar tanggapan akhir atau kertas kecil
  • Lembar refleksi, jika digunakan secara terpisah dari lembar tanggapan akhir
  • Perlengkapan tambahan: Amplop kecil berlabel ‘BTC’
  • Perlengkapan tambahan: Proyektor untuk menampilkan cerita, gambar rantai blok, atau pertanyaan pemantik diskusi

Pengaturan

  • Masukkan cerita cetak dan alat peraga “Makalah” ke dalam amplop berlabel BTC; tandai tiga atau empat bagian cerita untuk jeda diskusi.
  • Tuliskan “Apa yang terjadi ketika sistem uang gagal berfungsi?” dan “BANK—TUTUP” di papan tulis; siapkan ketiga kartu kata kunci.

Prosedur

Langkah 1: Persiapan pembelajaran

5 menit

  1. Tanyakan: “Apa yang akan terjadi jika sebuah bank tutup dan orang-orang tidak bisa mengambil uang mereka?” Catat jawaban siswa dan hubungkan secara singkat dengan Nilai, Kelangkaan, dan Kepercayaan, tanpa menjelaskan Bitcoin terlebih dahulu.
  2. Tunjukkan amplop BTC yang tertutup rapat dan katakan: “Di dalam amplop ini ada sebuah ide yang mengubah uang untuk selamanya.”
Langkah 2: Kegiatan

20–25 menit

Persiapan
  1. Minta siswa duduk melingkar atau dalam susunan yang mendukung kegiatan menyimak dengan saksama, dengan cerita cetak dan alat peraga makalah yang sudah disiapkan.
Pelaksanaan
  1. Bacakan cerita dengan tempo yang alami, sambil berhenti sejenak pada momen-momen penting:
  • Ketika bank tutup – Apa masalahnya?
  • Ketika Satoshi bekerja hingga larut malam – Mengapa usaha itu penting?
  • Ketika makalah diperkenalkan – Apa artinya berbagi ide dengan dunia?
  • Ketika Blok Genesis disebutkan – Apa arti sebuah awal?
  • Ketika jaringan harus tetap berjalan – Siapa yang menjaganya tetap berjalan?
  1. Jaga agar jeda tetap singkat sehingga siswa tetap larut dalam cerita.
Refleksi
  • Diskusi seluruh kelas:
    • Mengapa Bitcoin membutuhkan peserta?
    • Apa yang terjadi jika orang-orang tidak lagi peduli pada aturan?
  • Hubungkan dengan bab-bab sebelumnya:
    • Nilai – Mengapa Bitcoin harus langka?
    • Waktu & Energi – Mengapa Bukti Kerja penting?
    • Analog vs Digital – Apa perbedaan Bitcoin dengan uang kertas?
    • Keamanan & Privasi – Mengapa kita harus melindungi kunci?
Langkah 3: Penutup
  • Kumpulkan lembar refleksi akhir dan lembar refleksi; mintalah siswa mengembalikan salinan cerita, kartu panduan, dan perlengkapan ke tempat yang telah ditentukan.
  • Atur kembali tata letak tempat duduk, simpan alat peraga makalah dan bahan lampiran dengan aman, serta siapkan ruangan untuk kelas berikutnya atau pergantian kegiatan.

Poin Utama

  • Jelaskan bagaimana Bitcoin bermula dan mengapa Bitcoin menggunakan waktu, energi, dan aturan bersama.

Pertanyaan Diskusi

2 menit

  •  Siswa melengkapi satu kalimat refleksi akhir:
    • Bitcoin bermula ketika ______.
    • Satoshi memperkenalkan ______ kepada dunia.
    • Jaringan tetap berjalan ketika ______.
  • Kumpulkan jawaban.
  • Siapkan kegiatan berikutnya dengan menyampaikan bahwa kita akan menelusuri ke mana Satoshi menghilang.

Catatan

Pengelolaan kelas
  • Tetapkan harapan yang jelas tentang cara menyimak.
  • Gunakan isyarat panggil-jawab saat pergantian kegiatan.
  • Jaga agar diskusi tetap terarah dan sesuai batas waktu.
Kegiatan Pengayaan & Pengisi Waktu
  • Tulislah surat kepada Satoshi yang menjelaskan bagaimana Anda akan melindungi masa depan uang.
  • Gambarlah Blok Genesis menggunakan tiga simbol: rantai, jam, gembok.
  • Perankan Satoshi saat mempresentasikan makalahnya.
Diferensiasi
  • Siswa yang lebih muda: Persingkat bagian bacaan dan fokuskan pada struktur masalah–gagasan–solusi.
  • Pembelajar bahasa Inggris/Aksesibilitas: Ajarkan terlebih dahulu kosakata: proposal, genesis, jaringan, upaya, peserta.
  • Keamanan: Sediakan penggalan awal kalimat untuk tugas refleksi akhir.
Saran tugas

Ceritakan kepada orang tua atau pengasuh bahwa Bitcoin bermula dari sebuah gagasan yang disebut proposal. Sampaikan satu hal yang hendak dibantu oleh gagasan tersebut agar dapat dilakukan orang.

6.3Satoshi, Di Mana Anda?

Jenis KegiatanMenulis kreatifDiskusiBermain peran
Durasi60 menit
PartisipasiKelompok kecilIndividu
Deskripsi

Dalam pelajaran ini, siswa menyusun cerita menggunakan empat ide terpisah yang ditulis pada kertas tempel. Mereka mulai dengan mengingat kembali cerita sebelumnya tentang Satoshi yang menghilang dan menduga-duga ke mana ia pergi. Siswa kemudian mengembangkan empat ide berdasarkan pertanyaan pemandu dan menyusunnya ke dalam struktur awal, tengah, dan akhir. Melalui kegiatan berbagi yang terstruktur dan pertukaran kertas tempel, mereka merevisi cerita agar memenuhi batasan baru. Pelajaran diakhiri dengan draf akhir tertulis atau bergambar, atau permainan peran singkat menggunakan alur cerita yang disusun bersama di kelas.

Tujuan

Capaian Pembelajaran

Pada akhir kegiatan ini, siswa akan mampu:

  • Mengurutkan ide menjadi bagian awal, tengah, dan akhir
  • Menyusun cerita yang logis dari unsur-unsur terpisah
  • Menyesuaikan cerita ketika batasan baru diperkenalkan
  • Berpartisipasi dalam kegiatan bercerita bersama teman secara terstruktur
  • Bekerja sama dalam pertunjukan drama singkat

Tujuan dalam Bahasa Siswa

  •  “Kita akan mengembangkan ide-ide kecil menjadi sebuah cerita utuh.”
Bahan
  • Kertas tempel (4 lembar per siswa)
  • Spidol atau pensil
  • Lembar kerja dengan tiga kolom: Awal / Tengah / Akhir (Lihat Lampiran A)
  • Papan tulis
  • Pengatur waktu
  • Kertas tulis kosong dan pensil warna atau krayon untuk pilihan draf akhir atau cerita tiga panel
  • Perlengkapan tambahan: Kertas tempel berwarna
  • Perlengkapan tambahan: Bel atau alat pemberi tanda untuk pergantian kegiatan

Pengaturan

  • Sediakan ruang di papan tulis untuk Awal / Tengah / Akhir dan siapkan spidol serta kertas tempel.
  • Atur pembagian kelompok dan siapkan alat pemberi tanda waktu.

Prosedur

Langkah 1: Persiapan pelajaran

8 menit

  1. Ingatkan siswa pada cerita sebelumnya tentang Satoshi yang menghilang, lalu tanyakan:
  • Menurut Anda, ke mana Satoshi pergi?
  • Apa yang mungkin membuatnya pergi?
  • Apa yang mungkin terjadi selanjutnya?
  1. Dengarkan jawaban singkat siswa, jelaskan bahwa mereka akan menyusun cerita sendiri dari ide-ide kecil yang saling terhubung, lalu mintalah satu siswa untuk menjelaskan kembali tugas tersebut.
Langkah 2: Kegiatan

30 menit

Pelaksanaan
  1. Bagikan empat lembar kertas tempel dan spidol kepada setiap siswa, sambil menjelaskan bahwa setiap lembar berisi satu ide singkat. Siswa menjawab empat pertanyaan pemandu berikut:
  • Apa destinasi liburan impian Anda?
  • Jika Anda memiliki satu bitcoin, apa yang akan Anda lakukan?
  • Apa yang dapat mengubah hari yang menyenangkan menjadi hari yang buruk?
  • Siapa pahlawan Anda?
  1. Berkelilinglah untuk memastikan jawaban tetap ringkas dan mudah dibaca. Kemudian bagikan lembar kerja tiga kolom; siswa menempatkan keempat kertas tempel mereka pada kolom Awal, Tengah, atau Akhir, dan setiap kolom boleh berisi lebih dari satu kertas tempel.
  2. Siswa menyusun cerita pendek menggunakan keempat kertas tempel, dengan:
  • Bagian awal yang jelas
  • Perubahan atau masalah di bagian tengah
  • Bagian akhir yang menunjukkan apa yang terjadi
  1. Dalam kelompok beranggotakan 3–4 orang, setiap siswa menceritakan kisahnya dan para pendengar memberikan satu komentar singkat tentang kejelasan atau daya tarik cerita tersebut.
  2. Setiap siswa memberikan satu kertas tempel kepada teman di sebelah kiri, menyusun ulang urutan peristiwa untuk memasukkan ide baru, lalu merevisi dan menceritakan kembali kisahnya.

Opsional: Ulangi pertukaran sekali lagi jika waktu memungkinkan.

Pemeriksaan Pemahaman
  1. Tanyakan: “Apa yang berubah dalam cerita Anda?” dan “Apakah memasukkan ide baru lebih mudah atau lebih sulit?”
Pembuatan Karya

Pilihan 1: Siswa menulis draf akhir (siswa yang lebih tua) atau menggambar cerita versi tiga panel dengan keterangan (siswa yang lebih muda).

Opsi 2: Kumpulkan kertas catatan tempel dan susun secara acak menjadi alur cerita kelas di papan tulis. Dalam kelompok kecil, siswa membuat permainan peran berdurasi dua menit dengan menggunakan semua elemen di papan tulis. Setelah pertunjukan, identifikasi secara singkat titik balik dan akhir dari setiap cerita.

Langkah 3: Penutup
  • Kumpulkan kertas catatan tempel, lembar materi, dan spidol; bersihkan papan tulis dan rapikan perlengkapan, tata kembali ruang kelas, serta simpan atau serahkan hasil karya siswa sebagaimana mestinya.

Poin Utama

  • Susun cerita yang runtut dengan bagian awal, tengah, dan akhir menggunakan petunjuk pemantik.

Pertanyaan Diskusi

2 menit

  1. Tinjau kembali dan perkuat pemahaman.
  2. Tanyakan:
  • Mengapa urutan penting dalam sebuah cerita?
  • Apa yang membuat bagian tengah cerita kuat?
  • Apa yang berubah dari versi pertama hingga versi akhir cerita Anda?

Catatan

Pengelolaan kelas
  • Bagikan kertas catatan tempel hanya saat kegiatan menulis dimulai.
  • Tetapkan batas waktu yang terlihat jelas untuk setiap tahap.
  • Pastikan jumlah anggota kelompok tetap kecil agar semua siswa berpartisipasi.
Kegiatan Pengayaan & Pengisi Waktu
  • Wajibkan adanya dialog dalam draf akhir.
  • Tambahkan sebuah benda rahasia yang harus muncul di bagian tengah cerita.
  • Tetapkan aturan bahwa tokoh utama tidak boleh muncul di bagian awal cerita.
Diferensiasi
  • Siswa yang lebih muda: Izinkan mereka menggambar sebelum menulis dan sediakan penggalan awal kalimat.
  • Pembelajar bahasa Inggris/Aksesibilitas: Berikan bantuan kosakata dan izinkan siswa bercerita secara lisan sebelum menulis.
  • Keselamatan: Pastikan gerakan tetap terkendali selama permainan peran.
Saran tugas

Bagikan cerita atau gambar Satoshi Anda kepada orang tua atau pengasuh. Jelaskan apa yang terjadi di bagian awal, tengah, dan akhir cerita.

6.4Ini Milik Saya!

Jenis KegiatanSimulasiPermainan
Durasi45 menit
PartisipasiSeluruh kelasKelompok kecil
Deskripsi

Dalam kegiatan ini, peserta didik menyimulasikan penambangan Bitcoin menggunakan kartu remi sebagai hash dan kata-kata kosakata sebagai transaksi. Tim membalik kartu untuk menemukan pasangan yang cocok. Ketika menemukan dua kartu yang identik, mereka mengatakan “Ini milik saya.” Pasangan yang valid memberi mereka akses ke mempool, tempat mereka mengambil satu kata dari kosakata Bitcoin. Kata-kata dikelompokkan ke dalam blok dan baru dihitung setelah dikonfirmasi. Jumlah kartu di area penambangan mewakili tingkat kesulitan dan disesuaikan di antara putaran. Skor akhir dihitung dengan menjumlahkan seluruh huruf dalam kata-kata terkonfirmasi yang tersimpan di dompet setiap tim.

Tujuan

Capaian Pembelajaran

Pada akhir kegiatan ini, peserta didik akan mampu:

  • Menjelaskan bahwa penambangan memerlukan upaya berulang
  • Menguraikan bagaimana tingkat kesulitan dapat meningkat atau menurun
  • Memahami bahwa transaksi dikelompokkan ke dalam blok
  • Menyadari bahwa konfirmasi harus dilakukan sebelum kepemilikan diperoleh
  • Menghubungkan upaya dengan imbalan

Tujuan dalam Kata-Kata Peserta Didik

  •  “Saya menemukan pasangan yang cocok dan mengatakan ‘Ini milik saya’ untuk mendapatkan satu kata bagi dompet saya.”
Bahan
  • 1–2 set kartu remi
  • 40–60 kartu kosakata Bitcoin (Lihat Lampiran A)
  • 1 amplop per tim berlabel DOMPET
  • 1 amplop besar berlabel BLOK
  • Penanda berlabel MEMPOOL dan AREA PENAMBANGAN
  • Pengatur waktu
  • Area di meja atau lantai untuk menata kartu
  • Perlengkapan tambahan: Stiker atau stempel untuk konfirmasi, Papan tulis untuk mencatat skor
  • Perlengkapan tambahan: Lonceng atau bunyi penanda untuk penyelesaian blok

Pengaturan

  • Susun kartu tertutup dalam baris dan kolom untuk area penambangan, lalu tandai area MEMPOOL dan BLOK secara terpisah.
  • Berikan satu amplop DOMPET kepada setiap tim dan siapkan kartu kata, pengatur waktu, serta kartu remi tambahan.

Prosedur

Langkah 1: Persiapan pembelajaran
  1. Tinjau secara singkat istilah hash, menambang, blok, dompet, dan tingkat kesulitan. Berikan penjelasan yang singkat dan konkret, lalu jelaskan bahwa peserta didik harus “membuktikan kerja” sebelum mendapatkan kata.

5 menit

  1. Susun 20 kartu remi tertutup dalam baris dan kolom, lalu jelaskan bahwa dua kartu yang identik membentuk hash yang valid. Peragakan cara membalik dua kartu, mengatakan “Ini milik saya” jika keduanya cocok, dan mengembalikan kartu yang tidak cocok ke posisi semula.
Langkah 2: Kegiatan

30 menit

Persiapan
  1. Bagi peserta didik menjadi tim yang terdiri atas 3–4 orang dan berikan satu amplop DOMPET kepada setiap tim. Letakkan kartu kata secara tertutup di area MEMPOOL dan amplop BLOK di bagian depan.
Pelaksanaan
  1. Gunakan 20 kartu di area penambangan. Setiap tim bergiliran membalik dua kartu; jika cocok, mereka mengatakan “Ini milik saya,” mengambil satu kata dari MEMPOOL, dan membacanya dengan benar agar dapat menyimpannya untuk sementara.
  2. Hentikan putaran setelah 6–8 menit. Jika terlalu banyak kata berhasil ditambang, tambahkan kartu; jika terlalu sedikit, kurangi kartu. Jelaskan: “Ketika penambangan terlalu cepat, kita membuatnya lebih sulit. Ketika penambangan terlalu lambat, kita membuatnya lebih mudah.”
Pelaksanaan
  1. Pada akhir setiap putaran, kumpulkan kata-kata yang diperoleh ke dalam amplop BLOK dan umumkan “Blok selesai.” Kembalikan kata-kata yang telah dikonfirmasi ke DOMPET setiap tim; hanya kata-kata yang telah dikonfirmasi yang dihitung.
Langkah 3: Penutup
  • Hitung kartu dan susun kembali menjadi set yang lengkap. Kumpulkan kartu kata, dompet kosong, dan amplop BLOK; susun kembali semuanya, rapikan area penambangan dan bersihkan papan tulis, lalu periksa apakah ada kartu yang tercecer di bawah meja dan kursi.

Poin Utama

  • Simulasikan penambangan untuk menjelaskan tingkat kesulitan, blok, konfirmasi, dan imbalan.

Pertanyaan Diskusi

4 menit

  • Apa yang terjadi ketika kita menambahkan lebih banyak kartu?
  • Apakah menemukan pasangan menjadi lebih sulit?
  • Apakah Anda mendapatkan lebih sedikit kata?
  • Apakah kata yang lebih panjang menghasilkan skor yang lebih tinggi?
  • Apakah semua orang mengikuti aturan yang sama?

Catatan

Pengelolaan kelas
  •  Hanya satu tim yang boleh membalik kartu pada satu waktu
  • Dilarang menyentuh kartu di luar giliran
  • Kata-kata harus dibacakan dengan suara nyaring dan jelas
  • Kartu yang tidak cocok harus dikembalikan dengan rapi
Kegiatan Pengayaan & Pengisi Waktu
  • Perkenalkan halving sebagai sebuah peristiwa: setelah waktu yang ditentukan, setiap hash yang valid hanya memperoleh setiap kata kedua
  • Wajibkan pasangan kartu merah saja untuk hash yang valid
  • Tambahkan bonus jika sebuah tim menambang tiga pasangan dalam satu putaran
Diferensiasi
  • Siswa yang lebih muda: Menggunakan kartu kata secara langsung di kolam penambangan dapat mempermudah kegiatan.
  • Pembelajar Bahasa Inggris/Aksesibilitas: Tambahkan gambar pendukung pada kartu kosakata. Izinkan bantuan membaca dari teman sebaya.
  • Keselamatan: Kosongkan area di sekitar kolam penambangan. Dilarang berlari.
Saran tugas

Jelaskan permainan mencocokkan kartu kepada orang tua atau pengasuh. Ceritakan bagaimana mengikuti aturan yang sama membantu tim-tim bermain bersama.

↑ Kembali ke daftar isi